Total Tayangan Laman

Kamis, 22 Desember 2011

makalah modernisasi -ilmu sosial budaya


BAB I
PENDAHULUAN
I.I LATAR BELAKANG
    Kemajuan ilmu pengetahuan selalu diikuti dengan kemajuan teknologi. Hal ini terbukti dengan banyaknya penemuan dalam bidang teknologi guna memenuhi kebutuhan hidup manusia dalam melakukan berbagai aktivitas sehari-hari.
Pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di Indonesia melibatkan Negara-negara lain. Dalam banyak proyek pengembangan ilmu pengetahuan seperti penelitian-penelitian, beasiswa, dan institusi pendidikan, Negara-negara lain banyak terlibat baik dari segi pembiayaan maupun segi pengadaan fasilitas.
Modernisasi berarti proses menuju masa kini atau proses menuju masyarakat yang modern. Modernisasi dapat pula berarti perubahan dari masyarakat tradisional menuju masyarakat yang modern. Jadi, modernisasi merupakan suatu proses perubahan di mana masyarakat yang sedang memperbaharui dirinya berusaha mendapatkan ciri-ciri atau karakteristik yang dimiliki masyarakat modern. Selain itu, ini juga menunjukkan suatu proses dari serangkaian upaya untuk menuju atau menciptakan nilai-nilai (fisik, material dan sosial) yang bersifat atau berkualifikasi universal, rasional, dan fungsional.
                                                     1
I.II TUJUAN PENULISAN
Adapun tujuan dari Penulisan makalah ini adalah untuk:
1. Mengetahui pengertian Modernisasi
2. Mengetahui syarat-syarat suatu modernisasi
3. Mengetahui ciri-ciri manusia modern
4. Mengetahui bagaimana gejala modernisasi di indonesia
5. Mengetahui dampak positif dan negatif teknologi modernisasi

I.II RUMUSAN MASALAH
Adapun rumusan masalah pada makalah ini adalah:
1. Apa itu modernisasi?
2. Bagaimana ciri-ciri manusia modern?
3. Apa sajakah syarat-syarat suatu modernisasi?
4. Apa gejala yang ditimbulkan dengan adanya modernisasi?
5. Bagaimana dampaknya pada teknologi modernisasi?


2
BAB II
ISI
II.I Pengertian Modernisasi
1Modernisasi diartikan sebagai perubahan-perubahan masyarakat yang bergerak dari keadaan yang tradisional atau dari masyarakat pra modern menuju kepada suatu masyarakat yang modern. Pengertian modernisasi berdasar pendapat para ahli adalah sebagai berikut.
a. 2Widjojo Nitisastro, modernisasi adalah suatu transformasi total dari kehidupan bersama yang tradisional atau pramodern dalam arti teknologi serta organisasi sosial, ke arah pola-pola ekonomis dan politis.
b. 1Soerjono Soekanto, modernisasi adalah suatu bentuk dari perubahan sosial yang terarah yang didasarkan pada suatu perencanaan yang biasanya dinamakan social planning.
Dengan dasar pengertian di atas maka secara garis besar istilah modern mencakup pengertian sebagai berikut:
1Soerjono Soekanto, Sosiologi Suatu Pengantar,(Jakarta: PT. Rajagrafindo Persada, 2010), hlm. 303
2Widjojo Nitisastro, Beberapa Segi dari Pola Dasar Rencana Pembangunan Lima Tahun, prasaran pada Simposium Ekonomi yang diselenggarakan presidium KAMI  Pusat tanggal 1 sampai 6 juni 1968, hlm. 2                        
3

a. Modern berarti berkemajuan yang rasional dalam segala bidang dan meningkatnya tarat penghidupan masyarakat secara menyeluruh dan merata.
b. Modern berarti berkemanusiaan dan tinggi nilai peradabannya dalam pergaulan hidup dalam masyarakat.

II.II ciri-ciri manusia modern
3Modernisasi dapat terwujud apabila masyarakatnya memiliki individu yang mempunyai sikap modern, menurut Alex Inkeles, terdapat 9 ciri manusia modern. Ciri-ciri itu sebagai berikut:
1)   Memiliki sikap hidup yang menerima hal-hal yang baru dan terbuka untuk perubahan.
2) Memiliki keberanian untuk menyatakan pendapat atau opini mengenai lingkungannya sendiri atau kejadian yang terjadi jauh di luar lingkungannya serta dapat bersikap demokratis.
3) Menghargai waktu dan lebih banyak berorientasi ke masa depan daripada masa lalu.
3http://mengerjakantugas.blogspot.com/2009/05/pengertian-modernisasi.html                                             4
4) 5Memiliki perencanaan dan pengorganisasian.
5) Percaya diri.
6) Perhitungan.
7) Menghargai harkat hidup manusia lain.
8) Percaya pada ilmu pengetahuan dan teknologi.
9) Menunjung tinggi suatu sikap di mana imbalan yang diterima seseorang haruslah sesuai dengan prestasinya dalam masyarakat.

II.III syarat-syarat modernisasi
4Selain dorongan modernisasi, terdapat pula syarat-syarat modernisasi. Menurut Soerjono Soekanto, syarat-syarat tersebut adalah sebagai berikut :
 1) Cara berpikir ilmiah (scientific thinking) yang sudah melembaga dan tertanam kuat dalam kalangan pemerintah maupun masyarakat luas.
2) Sistem administrasi Negara yang baik dan benar-benar mewujudkan birokrasi.                                 
4Soerjono Soekanto, Sosiologi Suatu Pengantar,(Jakarta: PT. Rajagrafindo Persada, 2010), hlm. 306
5Ogburn dan Nimkoff, op.cit, hlm. 758
5

 3) Sistem pengumpulan data yang baik, teratur, dan   terpusat pada suatu lembaga atau badan tertentu seperti BPS (Badan Pusat Statistik).
 4) Penciptaan iklim yang menyenangkan (favourable) terhadap modernisasi terutama media massa.
 5) Tingkat organisasi yang tinggi, terutama disiplin diri.
 6) Sentralisasi wewenang dalam perencanaan social (social planning) yang tidak mementingkan kepentingan pribadi atau golongan.
II.IV Gejala-Gejala Modernisasi
7Gejala-gejala modernisasi dapat ditinjau dari berbagai bidang modernisasi kehidupan manusia berikut ini:
1)   Bidang budaya; ditandai dengan semakin terdesaknya budaya tradisional oleh masuknya pengaruh budaya dari luar, sehingga budaya asli semakin pudar.
2)   Bidang politik; ditandai dengan semakin banyaknya Negara yang lepas dari penjajahan, munculnya Negara-negara yang baru merdeka, tumbuhnya Negara-negara demokrasi, lahirnya lembaga-lembaga politik, dan semakin diakuinya hak-hak asasi manusia.          
   6Ogburn dan Nimkoff, op.cit, hlm. 758

6            
3) Bidang ekonomi; ditandai dengan semakin kompleksnya kebutuhan manusia akan barang-barang dan jasa sehingga sektor industri dibangun secara besar-besaran untuk memproduksi barang.
 4) Bidang sosial; ditandai dengan semakin banyaknya kelompok baru dalam masyarakat, seperti kelompok buruh, kaum intelektual, kelompok manajer, dan kelompok ekonomi kelas (kelas menengah dan kelas atas).

II.V DAMPAK POSITIF DAN NEGATIF MODERNISASI
A. Dampak Positif
8Dampak positif teknologi modernisasi adalah sebagai berikut:
  • Perubahan Tata Nilai dan Sikap
Adanya modernisasi dalam zaman sekarang ini bisa dilihat dari cara berpikir masyarakat yang irasional menjadi rasional.
  • Berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi.
Dengan berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi masyarakat menjadi lebih mudah dalam beraktivitas.                                                              8http://afand.abatasa.com/post/detail/2761/dampak-positif-dan-dampak-negatif--globalisasi-dan modernisasi                                                                                                                                                      7
                   Serta mendorong untuk berpikir lebih maju, perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi pula yang membentuk masa modernisasi yang terus kian berkembang dan maju di waktu sekarang ini.
  • Tingkat Kehidupan yang lebih Baik
Dibukanya industri atau industrialisasi berdasarkan teknologi yang sudah maju menjadikan nilai dalam memproduksi alat-alat komunikasi dan transportasi yang canggih, dan juga merupakan salah satu usaha mengurangi pengangguran dan meningkatkan taraf hidup masyarakat, hal ini juga dipengaruhi tingkat ilmu pengetahuan dan teknologi yang membantu perkembangan modernisasi.
B. Dampak Negatif
9Dampak negatif teknologi modernisasi adalah sebagai berikut:
  • Pola Hidup Konsumtif
Perkembangan teknologi industri yang sudah modern dan semakin pesat membuat penyediaan barang kebutuhan masyarakat melimpah.  


 

8     
9Dengan begitu masyarakat mudah tertarik untuk menkonsumsi barang dengan banyak pilihan yang ada, sesuai dengan kebutuhan masing – masing.
  • Sikap Individualistik
Masyarakat merasa dimudahkan dengan teknologi maju membuat mereka merasa tidak lagi membutuhkan orang lain dalam beraktivitas. Padahal manusia diciptakan sebagai makhluk sosial.
  • Gaya Hidup Kebarat-baratan
Tidak semua budaya Barat baik dan cocok diterapkan di Indonesia. Budaya negatif yang mulai menggeser budaya asli adalah anak tidak lagi hormat kepada orang tua, kehidupan bebas remaja, dan lain-lain.
  • Kesenjangan Sosial
Apabila dalam suatu komunitas masyarakat hanya ada beberapa individu yang dapat mengikuti arus modernisasi dan globalisasi maka akan memperdalam jurang pemisah antara individu dengan individu lainnya.

9


Dengan kata lain individu yang dapat terus mengikuti perkembangan jaman memiliki kesenjangan tersendiri terhadap individu yang tidak dapat mengikuti suatu proses modernisasi tersebut.
Hal ini dapat menimbulkan kesenjangan sosial antara individu satu dengan lainnya, yang bisa disangkutkan sebagai sikap individualistik.                   
                                                                                                                                                                                                                                                                            
  • 9Kriminalitas
Kriminalitas sering terjadi di kota-kota besar karena menipisnya rasa kekeluargaan, sikap yang individualisme, adanya tingkat persaingan yang tinggi dan pola hidup yang konsumtif.





10

BAB III
PENUTUP
III.I KESIMPULAN
Modernisasi diartikan sebagai perubahan-perubahan masyarakat yang bergerak dari keadaan yang tradisional atau dari masyarakat pra modern menuju kepada suatu masyarakat yang modern. Banyak para ahli mendefinisikaan modernisasi, namun secara garis besar kami dapat mennyimpulkan definisi modernisasi seperti kalimat diatas.
          Modernisasi dapat terwujud apabila masyarakatnya memiliki individu yang mempunyai sikap modern. Selain dorongan modernisasi, terdapat pula syarat-syarat modernisasi.
Modernisasi juga mempunyai dampak bagi kehidupan bermasyarakat pada masysarakat yang menganut modernisasi. Modernisasi memiliki dampak negatif dan dampak positif. Dampak positif modernisasi diantaranya perubahan tata nilai dan sikap, berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi, tingkat kehidupan  yang lebih baik. Dampak negatif dari modernisasi diantaranya pola hidup konsumtif, sikap individualistik, gaya hidup kebarat-baratan, kesenjangan sosial, kriminalitas.
11

Modernisasi memiliki gejala-gelaja meliputi gejala politik, gejala sosial, gejala budaya, gejala ekonomi yang harus ditanggapi dengan bijak.                            
III. II SARAN
     Modernisasi memang perlu untuk kemajuan suatu wilayah, daerah, bahkan suatu negara. Namun kia harus menanggapi modernisasi dengan bijak agar kita tidak terjerumus ke dalam dampak-dampak atau gejala yang merugikan yang akan ditimbulkan oleh modernisasi.
     Bak dua sisi mata uang yang berbeda, disamping ada dampak positif dari modernisasi yang akan menguntungkan kita, ada juga dampak negatif yang dapat ditimbulkan oleh modernisasi yang pastikan akan mengganggu, dan merugikan kita.
Karena itu, menurut kami masyarakat hendaknya lebih selektif dalam menyaring kebudayan modernisasi ini. Apa lagi budaya kebarat-baratan, sebagai negara yang sebagian besar penduduknya  beragama islam, hendaknya masyarakat tidak menganut budaya barat yang tidak sesuai dengan syariat agama.


12
Pemerintah juga berperan penting dalam pemerataan modernisasi. Karena akan ada banyak masalah yang ditimbulkan , misalnya karena pola hidup masyarakat yang konsumtif, kita harus mengimpor barang untuk memenuhi permintaaan pasar dala negeri, sedangkan daya ekspor kia rendah, hal ini kan sangat merugikan pelaku pasar di dalam negeri, seperti kentang yang pemerintah impor, akan merugikan petani kentang karena harga kentang lokal akan turun karena banyaknya kentang dipasaran. ini tugas kita bersama dan juga pemerintah yang harus lebih memperhatikan rakyat kecil. Kita juga harus lebih mencintai produk-produk dalam negeri. Jika kerugian akan terus menerus melanda pelaku pasar dalam negeri, maka akan banyak pelaku pasar yang gulung tikar, banyak pekerja yang akan menganggur, ini akan menimbulkan kriminalitas. Maka dari itu para pelaku pasar diminta untuk lebih kreatif dalam menciptakan dan memsarakan produk dan jasa dalam negeri di nasional maupuun dikancah internasional.
Masyarakat juga tidak seharusnya bersikap individualistik. Karena kita hidup bermasyarakat dan kita adalah mahluk sosial yang saling membutuhkan, kita harus memiliki rasa kepedulian terhadap sesama.


13

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar